Press

recent posts

Mangkuk Berisi Madu

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
Allahummashalli'ala muhammad wa'ala ali muhammad

Rasulullah SAW. dengan sahabat-sahabatnya, Abu Bakar, Umar bin Khathab dan Utsman bin Affan, bertamu ke rumah Ali bin Abi Thalib. Di rumah Ali, Fatimah, istrinya Ali, putri Rasulullah SAW., menghidangkan untuk mereka madu yang diletakkan di dalam sebuah mangkuk yang cantik.

Dan ketika semangkuk madu itu dihidangkan, sehelai rambut terbawa di dalam mangkuk itu. Kemudian baginda Rasulullah SAW. meminta semua sahabatnya untuk membuat suat perumpamaan dengan ketiga benda tersebut (mangkuk yang cantik, madu, dan sehelai rambut).

1. Abu Bakar berkata, "Iman itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik ini, orang yang beriman itu lebih manis dari madu, dan mempertahankan iman itu lebih susah dari meniti sehelai rambut."

2. Kemudian Umar bin Khathab berkata, "Kerajaan itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik ini, seorang raja itu lebih manis dari madu, dan memerintah dengan adil itu lebih sulit dari meniti sehelai rambut."

3. Lalu Utsman bin Affan berkata, "Ilmu itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik ini, orang yang menuntut ilmu itu lebih manis dari madu, dan beramal dengan ilmu yang dimiliki itu lebih sulit dari meniti sehelai rambut."

4. Ali bin Abi Thalib pun berkata, "Tamu itu lebh cantik dari mangkuk yang cantik ini, menjamu tamu itu lebih manis dari madu, dan membuat tamu senang sampai pulang ke rumahnya adalah lebih sulit dari meniti sehelai rambut."

5. Kemudian Fatimah berkata, "Seorang wanita itu lebih cantik dari sebuah mangkuk yang cantik, wanita yang ber-purdah (berjilbab) itu lebih manis dari madu, dan mendapatkan seorang wanita yang tak pernah dilihat orang lain, kecuali mahramnya lebih sulit dari meniti sehelai rambut."

6. Rasulullah SAW. berkata, "Seorang yang mendapat taufik untuk beramal adalah lebih cantik dari mangkuk yang cantik ini, beramal dengan amal yang baik itu lebih manis dari madu, dan berbuat amal dengan ikhlas adalah lebih sulit dari meniti sehelai rambut."

7. Malaikat Jibril pun berkata, "Menegakkan pilar-pilar agama itu lebih cantik dari sebuah mangkuk yang cantik, menyerahkan diri, harta, dan waktu untuk agama lebih manis dari madu, dan mempertahankan agama sampai akhir hayat lebih sulit dari meniti sehelai rambut."

Allah SWT. berfirman, "Surga-Ku itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik itu, nikmat surga-Ku itu lebih manis dari madu, dan jalan menuju surga-Ku adalah lebih sulit dari meniti sehelai rambut."
©


Sumber: Humor para Fuqaha
Mangkuk Berisi Madu Mangkuk Berisi Madu Reviewed by Khyarul Arham on 10:30 PM Rating: 5

1 comment:

  1. Subhanallah, apa itu benar bahwa allah SWT juga berfirman karena hal ini? tolong berikan bukti di al-qur'an atau hadist yang sahih

    ReplyDelete

Kritik dan saran anda adalah sebuah motivasi bagi kami... Insya Allah. :)
Mengoreksi bukan berarti merasa paling benar, sedang yang lain salah. Merasa paling benar itu salah. Tetapi tidak membenarkan yang benar itu juga salah.... و الله علم

Theme images by chuwy. Powered by Blogger.