Press

recent posts

1 Januari Kepunyaan "Mereka" (Buletin LDS Edisi ke-7)

Buletin LDS (Lembar Dakwah Siswa) Edisi ke-7, 19 Shafar 1433 H/13 Januari 2012 M

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


1 Januari Kepunyaan "Mereka"

Marilah kita ucapkan puji syukur kita kepada Allah subhanahu wa ta’ala, karena kita masih dipertemukan kembali di awal semester kedua ini. Sholawat bertangkaikan salam tidak lupa kita hanturkan kepada junjungan kita Nabi besar Muhammad Shallallahu’alaihi wa sallam. Dan mari kita do’akan semoga keluarga beliau, para sahabat, para syuhada dan para pengikutnya selalu diberkahi dan dimasukkan oleh Allah kedalam surgaNya, Aamiin.

Semangat Jum’at pagi !!!. tak terasa kita akhirnya kembali lagi ke sekolah pada semester kedua ini. Dan semoga di semester kedua ini kita menjadi manusia yang lebih baik dari sebelum - sebelumnya. Pada LDS kali ini, kita akan membahas mengenai “perayaan tahun baru masehi”.
Mungkin ada diantara kita merayakan akhir malam 30 desember 2011 silam. Ada banyak orang yang menghidupkan kembang api, bakar sate, dan mungkin terjadi banyak kemaksiatan pada malam itu. Apakah kita salah satunya?

Janganlah bangga dulu wahai saudaraku yang merayakan malam tahun baru. Tahukah saudaraku, bahwa 1 Januari adalah hari raya umat Kristen. Bukan berarti kita sebagai umat islam tidak boleh bermuamalah (berteman) dengan semua manusia dari agama manapun, tetapi ada hadis yang mengatakan “Barang siapa yang menyerupai suatu kaum, ia termasuk kaum itu”. (HR. Bukhari dan Muslim). Kalau begitu, berarti kita telah mengkhianati Allah dan bergabung dengan kaum tersebut. Wahai saudaraku, sesungguhnya azab Allah amatlah pedih.

Umumnya kita akan menjawab bahwa hal itu tergantung niatnya. Kalau kita niatkan untuk merayakan, maka hukumnya haram. Tapi kalau tidak diniatkan merayakan, maka hukumnya boleh-boleh saja. Dan alangkah baiknya jika pada malam itu kita umat Islam memanfaatkan even malam tahun baru untuk melakukan hal-hal positif, seperti memberi makan fakir miskin, menyantuni panti asuhan, membersihkan lingkungan, bermuhasabah akan dosa yang telah terbuat dan sebagainya.

  • Keburukan yang Ditimbulkan
  1. Seorang muslim yang ikut-ikutan merayakan tahun baru akan tertimpa banyak keburukan, diantaranya:
  2. Merupakan salah satu bentuk tasyabbuh (menyerupai) dengan orang-orang kafir yang telah dilarang oleh Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam.
  3. Melakukan amal ketaatan seperti dzikir, membaca Al Qur’an, dan sebagainya yang dikhususkan menyambut malam tahun baru adalah pebuatan bid’ah yang menyesatkan.
  4. Ikhtilath (campur baur) antara pria dan wanita seperti yang kita lihat pada hampir seluruh perayaan malam tahun baru bahkan sampai terjerumus pada perbuatan zina, Na’udzubillahi min dzaalika…
  5. Pemborosan harta kaum muslimin, karena uang yang mereka keluarkan untuk merayakannya (membeli makanan, bagi-bagi kado, meniup terompet dan lain sebagainya) adalah sia-sia di sisi Allah subhanahu wa ta’ala. Serta masih banyak keburukan lainnya baik berupa kemaksiatan bahkan kesyirikan kepada Allah. Wallahu a’lam… Sungguh saudaraku, banyak sekali, dalil-dalil dari al Kitab dan as-Sunnah, serta atsar-atsar yang shahih (dari Sahabat dan lainnya), yang melarang kita kaum muslimin untuk menyerupai orang-orang kafir, di dalam hal yang menjadi ciri, dan kekhususan mereka. Salah satunya yakni menyerupai mereka (orang-orang kafir) dalam festival hari-hari besar, dan pesta-pesta mereka.
Ada beberapa dalil mengapa kita harus menjauhi perayaan umat lain, yaitu ;
1. Umar Ibnu al-Khaththab Radhiyallahu 'anhu berkata, "Janganlah kalian mengunjungi kaum musyrikin di gereja-gereja ( dirumah-rumah ibadah) mereka, pada hari besar mereka, karena sesungguhnya kemurkaan Allah akan turun atas mereka" Umar Ibn Al Khaththab Radiyallahu ‘anhu berkata lagi, "Hindarilah musuh-musuh Allah pada momentum hari-hari besar mereka". Hadits ini derajatnya Sahih, dan diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah dalam Musannaf dan disahihkan oleh Ibn Taymiyyah.
2. وَلاَ تَعَاوَنُوا عَلَى الإِثْمِ وَالْعُدْوَان وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّه
Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya. (Qur’an Surah Al Maaidah ayat 2).
Apakah sama tahun baru hijriah dengan tahun baru masehi?

وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
1 Januari Kepunyaan "Mereka" (Buletin LDS Edisi ke-7) 1 Januari Kepunyaan "Mereka" (Buletin LDS Edisi ke-7) Reviewed by Khyarul Arham on 5:50 PM Rating: 5

No comments:

Kritik dan saran anda adalah sebuah motivasi bagi kami... Insya Allah. :)
Mengoreksi bukan berarti merasa paling benar, sedang yang lain salah. Merasa paling benar itu salah. Tetapi tidak membenarkan yang benar itu juga salah.... و الله علم

Theme images by chuwy. Powered by Blogger.